Selasa, 11 Desember 2012 - , , , , , , , , , , , , , , , 1 komentar

BB ideal or BB kurus?

fiuuh.....paling sebel tuh ya kalo diomongin masalah size...terutama size tubuh....
kecil, langsing, dihina
besar, gemuk, dihina

berasa kayak gak ada benernya aja ni tubuh,,
udah deh, biar aja napa, syukuri keadaan tubuh kami ini..
mo kecil, kurus, langsing, mo besar, gemuk biarin...toh ini ciptaan Tuhan...

yang penting kami sehat.......that's enough....
--------------------------------------------------
pernah kan ya mengalami hari-hari penuh hinaan dan cacian dari orang - orang sekitar terhadap body yang melekat di tubuh? hemm....
Jumat, 23 November 2012 - , , , , , , , , , , 0 komentar

1 Bulan 4 Hari

Waaah..sudah sebulan lebih nih menyandang gelar Ny. Luqman Kumara...hehehe
alhamdulillah, senangnya...Allah masih memberiku nikmat menjadi seorang istri...hehehe
Gak nyangka, menikah itu nikmaaaaaaaaaaaat bangeeeeeeet...nikmat tiada tara...
segala sesuatu yang aku lakukan untuk suami, bernilai ibadah dan menjadi ladang menumpuk pahala...hehehehe...yah meski sebulan ini belum benar-benar full melayani suami, karena
Selasa, 02 Oktober 2012 - , , , , , , , , , 11 komentar

Berkreasi membuat buku tamu pernikahan

Buku Tamu merupakan salah satu komponen yang ada dan meski gak harus ada dalam acara pernikahan terutama saat resepsi. Buku Tamu ini berguna untuk mengetahui daftar tamu yang menghadiri acara sekali seumur hidup ini. Beberapa orang menganggap buku tamu ini gak ada gunanya dan mubadzir, karena sesudah acara bingung mau di buat apa. Di lihat dari isi buku tamu, yaitu tabel yang tertulis diatas kertasnya, memang tampak tidak berguna, isi tabel adalah nomor urut, nama tamu, alamat tamu dan tanda tangan. So, kalo sudah terisi semua mau diapakan?di simpan bagaikan buku alamat, tidak ada unsur memori, gak berguna juga.

Berdasarkan fenomena (ecieh) yang terjadi itu, maka aku memutar otak membuat konsep buku tamu yang bisa di simpan dan memiliki unsur memori. Mulailah berburu ide dengan surfing contoh buku tamu di mbah gugel dan menemukan buku tamu ala bule. Buku tamu orang luar negeri ini cukup menarik perhatianku, karena di buku tamu mereka penuh dengan pesan dan kesan serta ucapan selamat untuk mempelai. Buku tamunya dibuat dengan beragam model, ada yang disertai dengan foto, ada yang dibuat booth stand tersendiri, berbentuk kartu ucapan yang digantung di pohon bonsai dan sebagainya. Unik dan kreatif banget, tapi kalo misalnya diterapkan di sini, sepertinya belum bisa, karena orang Indonesia belum terbiasa dan aku memperkirakan akan membuat suasana menjadi ribet. Kalo di luar negeri mah gak masalah, karena memang tamunya tidak terlalu banyak, jadi kalo membuat buku tamu dengan model beragam, dan mengantri mengisi dalam waktu yg lama, tidak menjadi masalah. Nah, kalo di Indonesia, wah bisa ngantri panjang kayak ngantri sembako (haghaghag). So, berbekal pandangan buku tamu dengan adanya pesan dan kesan serta ucapan untuk mempelai, maka buku tamu ala Indonesia ku format. Pada tabel bagian tanda tangan kuganti dengan 'ucapan untuk mempelai' =D

 .........Dan..
Senin, 23 Juli 2012 - , , , , , , , , , , 1 komentar

Dosen vs Mahasiswa = Mala vs Maba

Pertengahan tahun, tepatnya bulan ke 7 dan 8 adalah saat musim penerimaan mahasiswa baru. Para mahasiswa senior mulai mempersiapkan segudang acara untuk penyambutan Juniornya a.k.a Mahasiswa baru (MABA). Mahasiswa senior ini mulai menata acara pengenalan kampus dan acara diklat. Acara ini menjadi ajang unjuk gigi mahasiswa senior memperkenalkan atmosfer perkuliahan sekaligus senioritas, ya seperti pemberitahuan secara tidak langsung terkait kedudukan dan level seorang senior terhadap junior. Dahulu diklat semacam ini identik dengan pendisiplinan maba secara arogan (pencacimakian, pemukulan, pelecehan harga diri sbg manusia, dsb), sejak terkuaknya kegiatan arogansi yang marak terjadi saat diklat maba di beberapa universitas negeri, maka saat ini kegiatan diklat maba yang dilakukan oleh mahasiswa senior tersebut dibatasi, dan bahkan di beberapa universitas dilarang.

Seiring dengan kesibukan mahasiswa lama mempersiapkan diklat, maka sibuk pula lah para dosennya. Berbeda dengan mahasiswa, para dosen tidak turut serta sibuk mempersiapkan acara diklat, melainkan sibuk mempersiapkan dan melayani ujian skripsi atau tesis atau disertasi bimbingannya. Maklum akhir semester dimanfaatkan penuh oleh mahasiswa mengejar deadline batas akhir kelulusan supaya tidak terkena pembayaran spp di semester depan. Ketegangan di akhir semester ini kadang kala memberikan tekanan mental yang besar baik bagi mahasiswa maupun dosen. Bagaimana tidak, dosen merasa dikejar tanggung jawab untuk meluluskan sekian banyak bimbingannya dalam waktu singkat, sedangkan mahasiswa dikejar tanggung jawab untuk segera lulus karena mendapat ultimatum dari ortu akan dihentikan uang saku dan pembayaran spp jika tidak lulus di semester tersebut. Walhasil, dosen dan mahasiswa sering mengalami perseteruan batin (haha, apa coba) yang menghasilkan mahasiwa kena marah dosen, dan dosen jadi sumber ghibah oleh mahasiswa karena kemarahannya. Hehehehe...
Senin, 11 Juni 2012 - 1 komentar

Untukmu yang merasa berat dengan pertanyaanku

mengertilah dan pahamilah, kuberi kau pertanyaan bukan untuk memberatkanmu, tapi untuk membantumu menjalani hidup kita kelak

masih beratkah untukmu, ketika telah kau ketahui tujuan dan niatku memberimu pertanyaan itu?

jika masih terasa berat untukmu, maka kuringankan untukmu, jalani atau sudahi?

tak mengapa jika kau memilih yang terakhir, toh setidaknya aku telah berusaha membantumu, dan semoga Allah memberimu hidayah

Dunia ini fana, tanpa ilmu yg syar'i, aqidah yang kuat, mudahlah kita terombang-ambing dan terlena dengannya

kelak aku hanya seorang makmum yang tak punya kuasa untuk memutuskan dengan bijak, kaulah yg kelak menjadi pemimpinku

makmum butuh pemimpin yg kuat aqidahnya, benar aqidahnya, luas ilmunya, utk membimbing, mendidik dan mendampingi dalam menjalani dunia fana

makmum butuh pemimpin yg kuat aqidahnya,benar aqidahnya, luas ilmunya, utk membimbing, mendidik dan mendampingi dlm mencapai bahagia akhirat

karena itu, aku memberimu dengan harapan kau terus belajar dan menjadi pemimpin yang baik untuk makmum mu kelak :)
Jumat, 18 Mei 2012 - 0 komentar

Silahturahim (Balasan Lamaran)

Alhamdulillah, gak terasa sudah satu bulan sejak acara lamaran digelar, kini, bulan Mei 2012 giliran keluargaku silahturahim ke rumah calon suamiku. Acara silahturahim ini biasa disebut sebagai balasan lamaran. Sejatinya, aku kurang suka mengikuti acara seperti ini, karena ribet dan memakan waktu. Mau nikah aja kok diulur-ulur kayak gini. Hemmm, atas nama tradisi dan adat, aku tidak bisa mengelak, kemauan ortuku. Semoga Allah mengampuni segala dosaku..aamiin. Pada acara balasan lamaran kali ini, hal-hal yang dibahas antara lain terkait waktu pelaksanaan akad dan resepsi, panitia yang terlibat di dalam acara tersebut dan hal-hal teknis lainnya seperti jumlah undangan, dan konsep pernikahan itu. Semoga apa yang dibicarakan saat acara lamaran ini diterima dengan lapang dada, ikhlas, dan tidak ada salahsatu pihak yang kecewa..aamiin.
Gambar 1. Souvenir makanan kesukaan calon suami dan keluarga
Gambar 2. Souvenir makanan khas kotaku
Gambar 3. Souvenir makanan kesukaan calon suami dan keluarga
Kedatangan keluargaku untuk silahturahim ke rumah calon suami tidak dengan tangan kosong. Kami membawa beberapa bingkisan yang terdiri dari makanan ringan yang merupakan makanan kesukaan calon suami dan keluarganya. Bingkisan yang tampak pada gambar, hasil bikinan sendiri loh. Aku yang merangkai hiasan bungan dan membungkusnya menjadi parsel. Cantik kan?heehhe. Masih ada satu lagi bingkisan yang diberikan kepada keluarga calon suami, yaitu parsel buah, karena parsel buah sudah umum diketahui dan bukan aku yang membungkus, jadi tidak istimewa kalo ditampilkan di sini. Semoga keuarga calon suamiku dengan senang hati menerima bingkisan ini. Aamiin.
Rabu, 25 April 2012 - 0 komentar

My happy news

huehehhee....ni blog kapan ya terakhir dijamah...xixixii...
huwaaa....banyak cerita yg mo dibagi disini..,cerita haru, bahagia dan sebagainya...kisah sedih karena jatuh bangun menjalani riset yang hampir saja mengulang mengambil sampel ke lapang....aaaah tidaaaaak...jaaauuuuuh sekali lokasinya....but, alhamdulillah akhirnya tidak jadi dan aku sudah mendapat hasil yang bagus,..hhehehehe....

cerita bahagianya adalah...xixixxixi...alhamdulillah hari Minggu, 22 april 2012, aku sudah resmi di lamar....xixixixixi...pria yg melamarku ini adalah teman baruku yang baru saja ku kenal sekitar 18 bulan yang lalu...hehehe....senangnyaaaaaaaaaaaaaa.....alhamdulillah......di tengah-tengah kesedihanku akan riset yang belum juga kelar...Allah menghiburku dan memberikanku hadiah istimewa.. calon suami...xixixxixii....makasih ya Allah...

Si Mas


Selasa, 24 Januari 2012 - 0 komentar

Rasa yang terpendam (cerita lama)


Berawal dari kedatanganmu ke Kotaku..entah hari apa itu, tapi yang kuingat hari itu aku ada jadwal kuliah, dan aku berencana mengajakmu dan memperkenalkanmu dengan lokasi dimana aku kuliah. Hemm, perhentian awal di Laboratorium Molekuler, di situ aku perkenalkan kamu dengan beberapa rekanku, ya, seorang diantaranya teman baikku. Dia sering kuceritakan kepadamu. Setelah cukup berbincang lama, jadwalku masuk kuliah, aku pun mengajakmu untuk beranjak dari Lab itu dan berniat mengajakmu pergi ke lokasi dimana aku kuliah, dan aku berencana, sembari kamu menungguku kuliah, kamu bisa mengakses internet di gazebo dekat kelasku. Ku ajak kau berulang kali, tapi kamu tidak bergeming, seolah mengacuhkan ajakanku, dan saat itu teman baikku itu melarangmu dan memberi saran untuk membiarkanmu tetap di situ, dan kamu pun menyetujuinya, hemm, seolah mengiyakan saran dia, padahal ku ingin sekali memperkenalkan lokasi itu kepadamu, tapi kembali lagi, kamu mengacuhkan ajakanku, dan kamu pun tetap duduk di Lab itu..yaa baiklah, aku pun mengalah, maka kutinggalkan kau di Lab itu dan kunyalakan laptop untukmu, supaya kamu bisa berselancar mengarungi lautan internet. Tak tahukah kamu...aku menangis ketika berjalan menuju kelasku, tahu kenapa?karena kau tidak mau mendengarkanku... kamu lebih percaya pada teman baikku daripada aku, padahal baru kali itu kamu mengenalnya...tahu rasanya?sakit......
ku tenangkan diri sejenak, dan aku pun mulai menghilangkan sakit itu, dan melanjutkan langkah menuju kelasku yang terletak di lantai 2. Detik demi detik, menit demi menit, kuikuti  perkuliahanku dengan baik dan sesekali ku teringat sikapmu padaku tadi...hampir saja air mata ini jatuh...tapi syukurlah masih bisa tertahan...,sambil sesekali aku tersenyum kecut....hah, begitu ya sikapmu padaku....
akhirnya perkuliahan selesai...dan aku bergegas kembali ke lab molekuler...dan kudapati kamu tidak disana..sempat bingung, tapi ya sudahlah..mungkin kamu sedang pergi sholat..pikirku...karena saat itu waktu sudah menunjukkan saatnya sholat ashar...Ketika kamu datang, aku terkejut karena melihatmu membawa selembar kertas dan kartu peserta Job Fair...aku tertegun dan sempat heran,,kok bisa mendaftar Job Fair, bukannya tempo hari aku tawarkan, kamu tidak mau ikut...aneh, pikirku...ternyata setelah di dalam Lab, aku mendapati, teman baikku itu yang telah menyarankanmu mengikuti JobFair itu...What???miris hati ini mengetahuinya...